Makam Habib Ali bin Abdullah Al Hamid

Obyek Wisata "Makam Habib Ali bin Abdullah Al Hamid"

Sejarah

Habib Ali bin Abdullah Al Hamid yang dikenal dengan Ketua GP Ansor yang menjadi korban kejahatan PKI. Ayahnya bernama Abdullah bin Salim Alhamid dan ibunya bernama Arbiyah. Habib Ali masih terhitung nasab dengan Habib Sholeh Tanggul dimana beliau adalah keponakannya. 

Pada tahun 1965 Habib Ali diculik, dimana kediaman beliau di Tanggul di datangi oleh PKI yang tidak diketahui bahwa mereka dari anggota PKI, mengatakan bahwa ada anggota GP Ansor ditahan di Kapolsek setempat. Habib Ali sempat tidak diperbolehkan oleh Habib Sholeh Tanggul karena keadaan belum kondusif, karena Habib Ali merasa punya tanggung jawab sebagai Ketua GP Ansor beliau tetap pergi ke Kapolsek untuk memastikan apakah benar anggotanya ditahan di Kapolsek. Ternyata dari Habib Ali berangkat beliau tidak pulang dan dinyatakan hilang. Keluarganya mencari kepenjuru daerah bahkan ada yang sampai ke Kalimantan untuk mencari Habib Ali. Dan ternyata Habib Ali diculik oleh PKI ke daerah Gunung Gumitir. 

Habib Ali diculik bersamaan dengan Sakroni Kepala Desa Patemon, Ahmad Mawardi tokoh Muhammadiyah juga sebagai anggota Perkebunan, Said sahabat dari orang yang selalu mengikuti Habib Ali kemana pun beliau pergi, dan Sauna sebagai Anggota PDI. Habib Ali ditembaki oleh granat tetapi tidak ada satu pun peluru yang menembus badan Habib Ali karena Habib Ali memiliki karamah dalam dirinya. Kemudian Habib Ali diancam oleh PKI bahwa kalau dirinya tidak bisa ditembak maka keluarganya lah yang akan ditembak habis. Lalu Habib Ali mengiyakan dengan syarat beliau ingin sholat sunnah terlebih dahulu, saat adzan dikumandangkan beliau ditembak dan satu peluru menembus beliau sudah meninggal dunia. 

Menurut informasi yang ada, orang yang  mengubur jenazah Habib Ali adalah seorang mualim orang tua dari H Sulaiman Sidomulyo. Namun pada tahun 2002 seorang mantan PKI yang membunuh Habib Ali datang ke Makam beliau dimana orang tersebut berbicara kepada Abah Fathullah yang merawat Makam Habib Ali, bahwasannya jenazah Habib Ali dikuburkan pada lobang dan langsung ditutup dengan tanah, kemudian diatasnya ditanami pohon pisang.

Deskripsi

Pengunjung akan menemukan tempat suci yang menjadi titik fokus bagi para pengunjung yang mencari keberkahan, refleksi, dan ketenangan batin. Makam ini telah menjadi tujuan utama bagi para peziarah dari seluruh Indonesia, yang datang dengan harapan mendapatkan berkah spiritual, kesembuhan, atau memohon keinginan pribadi. Perjalanan spiritual ini sering kali melibatkan doa, meditasi, dan upacara persembahan di sekitar makam, menciptakan atmosfer yang terasa magis dan menyentuh hati.

Selama kunjungan, pengunjung akan mendapatkan wawasan tentang sejarah dan ajaran agama yang terkait dengan tokoh yang dimakamkan di sini. Panduan lokal yang berpengetahuan akan menjelaskan cerita dan legenda yang terkait dengan makam ini, serta membagikan nilai-nilai dan pelajaran spiritual yang dapat diambil dari pengalaman ini. Selain itu, di sekitar makam ini terdapat fasilitas  pendukung lainnya, seperti musholla, kamar mandi, tempat peristirahatan dan tempat oleh-oleh khas Jember. 

Destinasi wisata makam ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengeksplorasi dan menghargai warisan spiritual yang kaya. Dengan atmosfer yang khusyuk, makam ini akan menginspirasi Anda secara spiritual dan memberikan pengalaman yang mendalam. Selamat menikmati perjalanan spiritual Anda di tempat suci ini yang penuh dengan keberkahan. 

Harga Tiket

Gratis

Contact

Foto Makam Habib Ali bin Abdullah Al Hamid

Klik Maps untuk mendapatkan rute perjalanan menuju ke Obyek Wisata