Sejarah Desa Sidomulyo

Sejarah Desa Wisata Sidomulyo

SEBELUM MENJADI DESA DEFINITIF seperti saat ini, Desa Sidomulyo merupakan sebuah dusun yang merupakan bagian dari Desa Garahan. Nama Sidomulyo sendiri berasal dari 2(Dua) kata yaitu "Sido" yang artinya jadi atau menjadi dan kata "Mulyo" yang memiliki arti Mulia atau sejahtera. Jika digabungkan maka kata "Sidomulyo" memiliki arti Menjadi mulia atau sejahtera dengan sebuah harapan bahwa masyarakat Desa Sidomulyo suatu saat kelak akan menjadi wilayah yang warga masyarakatya menjadi sejahtera, gemah ripah lohjinawi, toto tentrem kerto raharjo.

Sebelumnya wilayah Sidomulyo terkenal dengan sebutan "Jaranan" karena diwilayah ini ada sebuah dinas peternakan yang saat itu kuda atau jaran menjadi sentra pengembangan utama disamping secara kebetulan juga diwilayah ini ada kesenian rakyat yang cukup berkembang yaitu kesenian Jaranan.

Wilayah Desa Sidomulyo juga terkenal dengan sebutan "Selasaan" atau "Selosoan" hal ini karena di wilayah ini ada sebuah pasar tradisional yang mempunyai kegiatan setiap hari Selasa, dan pasar ini sampai saat ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Desa Sidomulyo.

Desa Sidomulyo merupakan desa ke-9 di wilayah kecamatan silo, yang merupakan desa pecahan dari Desa Garahan sejak tahun 1990, dan menjadi desa definitif pada tahun 1994. Dan sejak i t sekaligus mengangkat seorang Kepala Desa yang dipandang cakap serta mampu memimpin dan melaksanakan tugasnya.